Selamat datang di website resmi Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil

Friday, April 21, 2017

Luas Lahan Kurang, Relokasi Rutan Bangil Molor

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Rencana pemerintah untuk merelokasi Rutan Bangil ternyata meleset. Penyebabnya adalah luasan tanah untuk lokasi relokasi kurang ideal. Luas yang disyaratkan oleh kementerian terkait yakni volumenya harus 2 Ha.
Hal tersebut di akui oleh Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf SE, MMA saat dikonfirmasi Bangsaonline di sela acara khotmil Qur’an di Rutan Bangil, Kamis (20/04) kemarin. Ia menjelaskan surat pengajuan relokasi rutan yang diajukan Pemkab Pasuruan sejatinya sudah direspon oleh pihak pusat. Namun saat tim pusat melakukan peninjauan ke lapangan, ternyata lahan luasannya kurang ideal.
"Luas lahan yang akan dijadikan tempat relokasi Rutan Bangil yakni aset Pemkab di Sidowayah. Luasnya hanya 8000 meter persegi, padahal yang dibutuhkan lebih dari itu," jelasnya.

Terkait hal ini, Irsyad mengatakan Pemkab akan mengupayakan agar relokasi rutan bisa dilaksanakan dalam tahun ini. Mengingat, kondisi Rutan kelas II Bangil sudah overload dan tidak mampu menampung para napi.
Terpisah, Kepala Rutan Bangil, Wahyu Indarto mengatakan untuk sementara pihaknya sudah mengantisipasi overload Rutan Bangil. Yakni, dengan mengajukan ke pihak pengadilan, agar para Napi yang sudah diputus di persidangan dipindahkan ke rutan Porong, Kota Pasuruan, ataupun Malang.
“Tujuannya agar ruang yang ditempati para napi tidak terlalu penuh. Saat ini jumlah penghuni di rutan sudah di atas 420 orang. Padahal idealnya diisi oleh 200 orang," ujarnya. (bib/par/rev https://www.bangsaonline.com/)
Share:

Thursday, April 20, 2017

Bupati Irsyad Kagum Warga Binaan Rutan Bangil Fasih Baca Al-Quran

Pasuruan - Sebanyak 429 warga binaan Rutan Bangil, Kabupaten Pasuruan mengikuti Khotmil Quran, yang digelar di aula rutan dengan khusyu dan syahdu.

Khotmil Quran yang dipimpin Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf dan Kepala Rutan Bangil, Wahyu Indarto, rencananya akan mengkhatamkan sebanyak tiga kali dalam sehari.

Pantauan detikcom, pelaksanaan khotmil Quran berlangsung khusyu. Lantunan ayat suci dari para warga binaan membuat suasana menjadi syahdu. Bacaan dari para warga binaan yang merdu membuat haru.

Bupati Irsyad, menyampaikan rasa kagum pada warga binaan yang fasih membawa ayat-ayat suci Al-Quran. Ia juga mengapresiasi pihak rutan yang menfasilitasi warga binaan melaksanakan khotmil Quran, serta upayanya mengajak warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

"Para warga binaan ini sebenarnya orang baik. Mereka hanya salah jalan saja. Untuk itu, saya berterima kasih untuk Rutan Bangil yang tak hanya menampung warga binaan saja, melainkan juga ikut memberdayakan serta memperbaiki kesalahan yang mereka lakukan dengan kegiatan positif. Seperti olahraga, keterampilan sampai dengan kegiatan religi. Itu bagus sekali," kata Bupati Irsyad, Kamis (20/4/2017).

Ia berpesan pada semua warga binaan agar berkomitmen tinggi untuk tak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan sebelum akhirnya masuk ke sel tahanan.

"Untuk semua warga binaan, saya harapkan untuk tidak hanya menyesali perbuatan yang pernah dilakukan, tapi ke depannya adalah menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Kembalilah kepada keluarga dengan menjadi orang baik, buat mereka bangga," kata bupati yang akrab disapa Gus Irsyad ini.

Sementara Kepala Rutan Kelas IIB Bangil, Wahyu Indarto, mengatakan dari 429 warga binaan, sebanyak 90 orang yang akan mengkhatamkan Al Quran hingga tiga kali dalam sehari, sedangkan sisanya membaca semampunya.

"Kita pilih warga binaan yang sudah fasih membaca Al Quran 30 Juz. Kita bagi 90 warga binaan supaya bisa khatam Al Quran sampai tiga kali dalam satu hari ini," kata Wahyu.

Dia menjelaskan selama Khotmil Quran, pihaknya menyediakan proyektor dan layar yang langsung terkoneksi dengan seluruh lapas maupun rutan se-Indonesia. Tujuannya untuk membuktikan kegiatan Khotmil Quran yang secara serentak dilakukan oleh semua rutan dan lapas se-Indonesia.

"Selain untuk pembinaan, memang ada memecahkan Rekor MURI Khotmil Quran serentak di semua rutan dan lapas se-Indonesia," pungkas Wahyu. (https://news.detik.com/)
Share:

Monday, April 17, 2017

Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Bangil Bersihkan Alun – Alun Bangil

Bangil (wartabromo.com) – 10 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) II Bangil benar-benar merasakan udara segar di luar sel tahanan, Senin (17/04/2017) pagi.
Kesepuluh tahanan tersebut sejenak menikmati udara kebebasan di sekitar Alun-alun Bangil bersama dengan para petugas Rutan dan Laskar Maslahat alias para pasukan kuning. Mereka bergotong royong mempercantik Alun-alun Bangil dengan kegiatan mulai dari mencabuti rumput liar, mengecat trotoar, memangkas ranting yang rimbun, memungut sampah plastik, menyapu dan mengepel paseban alun-alun itu sendiri.
Abdulloh (34), salah satu narapidana kasus narkoba di Rutan II Bangil mengaku bahagia lantaran bisa menghirup udara segar di luar tahanan, meskipun hanya beberapa jam saja.
“Gak terbayangkan mas, karena begitu nikmatnya bisa melihat dunia luar. Bisa melihat banyak orang yang beraktifitas seperti dulu lagi. Pokoknya senang sekali,” ungkapnya sembari mengepel lantai gazebo.
Abdulloh adalah salah satu narapidana yang dipekerjakan Rutan II Bangil untuk urusan bersih-bersih rutan bersama dengan warga binaan lainnya. Wahyu Indarto, Kepala Rutan II Bangil menjelaskan, seluruh warga binaan yang ikut kegiatan bersih-bersih Alun-alun Bangil adalah mereka-mereka yang telah menjalani hukuman selama dua pertiga dari total masa tahanannya.
“Warga binaan ini tinggal menunggu Surat Keputusan Pembebasan Bersyarat, sehingga tidak lama lagi mereka akan dapat berkumpul lagi dengan keluarganya,” katanya di sela-sela acara.
Ditambahkannya, acara bersih-bersih Alun-Alun Bangil merupakan bagian dari HUT Pemasyarakatan ke 53 tahun 2017. Ke depan, pihaknya tak hanya ingin mengajak para warga binaan membersihkan Alun-alun Bangil saja, akan tetapi juga berencana ke Pasar Bangil dan area public lainnya.
“Tadi kita juga sampaikan ke Pak Camat Bangil untuk rencananya kita bersih-bersih Pasar Bangil dan beliau juga merespon positif. Yang paling penting kita ingin berpartisipasi dengan masyarakat di luar Rutan Bangil, dan sambutannya luar biasa. Terima kasih untuk semuanya,” imbuhnya. (mil/yog)
Share:
Copyright © Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil | Powered by Namecheap Design by Aditya Pradana | Website Theme by Blogger