Selamat datang di website resmi Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil

Sunday, September 30, 2018

Doa Warga Binaan Rutan Bangil untuk Sulawesi Tengah


BANGIL - Dalam Suasana Duka saudara kita atas terjadinya musibah Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah, Sebagai Wujud Kepedulian terhadap Korban Bencana Seluruh Pegawai dan Warga binaan pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil Melaksanakan doa bersama yang dilaksanakan serentak seluruh UPT Pemasyarakatan Seluruh Indonesia.
Kegiatan Dimulai Pukul 08.00 yang diawali dengan Al Banjari,Tahlil, sholat Ghaib dan Sholat Dhuha, Dilanjutkan dengan Sambutan bapak Wahyu Indarto selaku Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil dan Tausiyah oleh Ustad Fauzi kemudian diakhiri dengan acara Penggalangan Dana oleh Seluruh Pegawai Rumah Tahanan Negara Klas IIB Bangil untuk para korban bencana alam yang berada di Sulawesi Tengah. kegiatan tersebut berlangsung lancar, tertib dan hikmat serta warga binaan pun sangat antusias dengan kegiatan yang berlangsung pagi ini karena sudah sepatutnya kita harus saling mendoakan ketika saudara kita tertimpa musibah.
Duka Palu, Duka Indonesia







Share:

Tuesday, September 18, 2018

Rutan Kelas IIB Bangil turut mensukseskan Asian Para Games 2018


Pesta Olahraga Difabel Asia 2018 (bahasa Inggris: 2018 Asian Para Games), juga dikenal sebagai Pesta Olahraga Difabel Asia ke-3, sejajar dengan Pesta Olahraga Asia 2018, sebagai ajang olahraga untuk atlet Asia dengan disabilitas. Ajang olahraga ini akan diadakan di Jakarta, Indonesia pada 6 - 13 Oktober 2018.
Mari kita dukung para atlet Indonesia agar menjadi juara di ajang pesta olahraga Asia bagi penyandang disabilitas. Maju terus INDONESIA.


Share:

Wednesday, September 12, 2018

Sosialisasi Warga Binaan Rutan Bangil oleh Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan



Sosialisasi kepada Warga Binaan Rutan Bangil dalam rangka pemberdayaan eks narapidana dari Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan pagi ini (12/09) selain dihadiri oleh Bapak Wahyu Widodo selaku perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan juga dihadiri oleh Wakil Kepala Polsek Bangil dan juga dari Satbinmas Polres Pasuruan. Penyuluhan ini di berikan kepada 30 orang Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Bangil yang masa pidananya akan habis.
Dalam sambutan Bapak Wahyu Widodo selaku perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, beliau menyampaikan bahwa mantan narapidana setelah bebas dari Rutan Bangil bisa mendapatkan pembinaan dari seluruh UPT Dinas Sosial di seluruh Jawa Timur. Pembinaan tersebut bertujuan agar eks narapidana dapat memperoleh pekerjaan dan diterima kembali dimasyarakat dan tentunya tidak mengulangi lagi tindak pidana.
Setelah selesai acara pembinaan, para narasumber mengunjungi bengkel kerja pembuatan tempe Rutan Bangil. Para narasumber terkesan dengan kegiatan pembuatan tempe di dalam Rutan, walau dengan segala keterbatasan alat dan tempat namun masih bisa berkarya di dalam Rutan.









Share:

Monday, September 10, 2018

Deklarasi Hapus Buta Huruf Al-quran WBP Rutan Bangil Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru 1440 H


Sesuai instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami, dalam rangka menyambut tahun baru 1440 H, seluruh Lapas, Rutan, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) diminta mengadakan doa bersama sekaligus deklarasi hapus buta huruf Al-Quran oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), tak terkecuali di Rutan Bangil. Meski dengan waktu yang relatif singkat, sore ini (10/09) kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan sederhana namun tanpa mengurangi kekhusyukan acara.
Dalam sambutannya Kepala Rutan Bangil Wahyu Indarto berpesan agar kita semua dapat selalu berbuat baik, “Kita harus selalu menebar kebaikan, menebar kebajikan, di mana pun kita berada, apa pun posisi atau pekerjaan kita saat ini.” Selain itu, beliau juga menugaskan agar deklarasi hapus buta huruf Al-Quran ini benar-benar diwujudkan, “Sebagian WBP yang belum bisa membaca Al-Quran nanti didata, ada berapa orang. Di sini ada beberapa habib, ada beberapa ustaz, buta huruf Al-Quran harus bisa dihapuskan dari Rutan Bangil” tegasnya.














Share:

Thursday, September 6, 2018

Penerimaan CPNS 2018 Dibuka, 19 September 2018 portal SSCN BKN Siap Diakses Pelamar

Melalui siaran pers ini kami sampaikan bahwa penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2018 resmi dibuka. Pada Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan CPNS oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) di Hotel Bidakara Jakarta pagi ini Kamis, (6/9/2018) telah disampaikan bahwa pendaftaran akan dibuka 19 September 2018. Total formasi yang tersedia untuk diperebutkan oleh pelamar berjumlah 238.015 yang terdiri dari 51.271 Instansi Pusat (76 Kementerian/lembaga) dan 186.744 (525 Instansi Daerah).
Kepala BKN Bima Haria Wibisana selaku Ketua Pelaksana Seleksi Nasional CPNS menyampaikan bahwa sistem pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via http://sscn.bkn.go.id dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh Instansi. Selanjutnya proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Lebih rinci Kepala BKN menguraikan bahwa BKN mengantisipasi dengan jumlah peserta seleksi yang bisa mencapai 5 hingga 6 Juta orang dan total pelamar akan melampaui total peserta. Berdasarkan review seleksi CPNS 2017, kesulitan update data Nomor Indentitas Kependudukan (NIK) menjadi kendala terbanyak pelamar. Perihal itu BKN berharap sistem dari Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga siap.
Selanjutnya untuk kesiapan lokasi tes seleksi CPNS 2018 hingga saat ini direncanakan akan dilaksanakan di 176 titik lokasi yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, fasilitas mandiri dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah. Untuk update persiapan pendaftaran CPNS 2018, tim SSCN BKN dan admin masing-masing Instansi sedang menginput seluruh formasi.
Dengan demikian web sscn.bkn.go.id akan difungsikan setelah semua K/L/D memasukkan formasi dan persyaratan pelamaran. Proses ini akan memakan waktu sampai dengan 18 September 2018.
Perihal syarat administrasi pendaftaran, Kepala BKN mengimbau seluruh Instansi penerima CPNS 2018 agar memberikan persyaratan yang wajar dan tidak menyusahkan masyarakat pelamar. Persyaratan seperti akreditasi dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) harus disesuaikan dengan indeks prestasi di wilayah masing-masing. 



Share:
Copyright © Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil | Powered by Namecheap Design by Aditya Pradana | Website Theme by Blogger